Mengenal Gelastic Seizure Yang Sering Terjadi Pada Anak Bersama SehatQ.com

Selasa, 01 September 2020


Tertawa memang menyenangkan dan mengindikasikan perasaan bahagia, namun bagaimana jika tertawanya terlalu berlebihan? Selain itu, pernahkah Anda menjumpai seseorang yang tertawa tanpa sebab, bahkan ketika mereka tidur? Jika iya, maka mohon hati-hati. Pasalnya, bisa jadi orang tersebut menderita sakit bernama Gelastic Seizure. Lalu, seperti apa gejalanya? Yuk, simak uraiannya di SehatQ.com berikut ini.

Mengenal Penyakit Gelastic Seizure

Menjumpai seorang anak yang menangis membuat hati miris, tapi jika melihat anak tertawa tentu hati ikut senang. Terkadang, seorang anak bisa sering tertawa dan dijuluki “happy virus” lantaran membawa kebahagiaan siapapun yang melihatnya. Namun bukankah sangat menyedihkan jika ternyata tawa yang dikira bahagia tersebut rupanya disebabkan oleh sebuah penyakit bernama Gelastic Seizure?

Sakit yang cukup langka dan berupa kejang-kejang ini dapat menimbulkan ledakan emosi yang tiba-tiba. Sindrom ini berjalan tanpa alasan dan kadang sulit dikendalikan. Gejalanya pun tidak nampak nyata sehingga terkadang orang-orang yang menderita ini pun tidak sadar. Lebih banyak terjadi pada kaum laki-laki, sindrom yang juga dikenal sebagai Epilepsi Gelastic ini rupanya bisa berlangsung sangat lama jika tidak segera didiagnosis.

Kasus yang dipengaruhi oleh adanya tumor dan beberapa penyebab lain ini juga bisa terjadi pada anak. Tentunya selain bahaya untuk tumbuh kembang, sakit ini juga bisa berbahaya untuk psikologi. Mereka bisa dicap terkena gangguan mental atau gila. Jadi ada baiknya Anda tidak menghakimi anak-anak ini, melainkan langsung saja memeriksakannya ke dokter bedah syaraf dan juga dokter psikologi.

Gejala dari Gelastic Seizure

Sindrom yang terjadi akibat adanya tumor di bagian Hipotalamus ini memang kadang tanpa gejala berarti. Namun bukan berarti adanya pertumbuhan Hamartoma Hipotalamus yang menyebabkan kejang gelastik ini tidak bisa dikenali. Adapun ciri-cirinya adalah sebagai berikut, yakni :

1. Ledakan Emosi

Menyedihkan memang jika seorang anak menderita sakit satu ini. Selain karena bisa membahayakan pertumbuhan mereka, sakit ini juga dapat menyebabkan gangguan psikologi jika mereka dikucilkan teman-temannya. Pasalnya, ketika anak yang menderita sakit ini sedih, ia akan tertawa alih-alih menangis. Ketika ia tidur, ia pun juga kerap tersenyum. Inilah mengapa Gelastic Seizure harus dioperasi sedini mungkin.

2. Gerakan Aneh Selama Kejang

Ketika mengalami kejang, mungkin akan terjadi pula gerakan aneh pada mata, bibir, juga bagian tubuh lainnya. Inilah mengapa terkadang sindrom ini menyebabkan terpengaruhnya fungsi kognitif pada tubuh anak.

3. Dapat Terjadi Setiap Saat

Parahnya, kejang-kejang ini dapat terjadi setiap saat. Kejang bahkan juga bisa mulai terjadi saat bayi hingga usia balita sebelum tumor benar-benar mempengaruhi pertumbuhan.

4. Sering Terjatuh

Sering terjatuh mungkin juga bisa menjadi penyebab adanya gangguan ini. Pasalnya, ketika anak menderita tumor tersebut, fungsi kognitifnya terganggu sehingga bisa jadi ia tidak dapat menyeimbangkan dirinya dan sering terjatuh.

5. Tiba-Tiba Terbangun

Anak yang tidur lelap dan tiba-tiba terbangun hanya untuk tertawa beberapa saat lalu tidur kembali kemungkinan juga bisa dikatakan menderita sakit ini.

Pengobatan Penyakit Gelastic Seizure di SehatQ.com

Untuk mengobatinya, tentu saja diperlukan diagnosis tepat dari dokter. Nah di aplikasi SehatQ.com, Anda bisa melakukan perbincangan dengan dokter dan memberitahukan keluhan Anda untuk mendapat diagnosis. Caranya pun sangat mudah, Anda hanya perlu masuk ke aplikasi, login, dan klik fitur “chat dokter”. Setelah itu, Anda bisa berkonsultasi. Setelah itu, Anda akan diminta mengunjungi RS tertentu untuk tindakan medis.

Demikian ulasan di SehatQ.com mengenai penyakit Gelastic Seizure dan apa saja gejala serta pengobatannya. Semoga ulasan ini mendatangkan manfaat.
 
FREE BLOG TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS